Academic
Publications
PERANAN IPTEK NUKLIR DALAM EKSPLORASI HIDROKARBON

PERANAN IPTEK NUKLIR DALAM EKSPLORASI HIDROKARBON,EKO BUDI LELONO,Puslitbang Teknologi

PERANAN IPTEK NUKLIR DALAM EKSPLORASI HIDROKARBON  
BibTex | RIS | RefWorks Download
Perkembangan iptek nuklir berpengaruh terhadap teknik eksplorasi hidrokarbon, antara lain terbukti dengan adanya penggunaan isotop radioaktif untuk menentukan umur absolute batuan. Penentuan umur batuan yang pada awalnya menggunakan fosil penunjuk umur (baik mikro maupun makro-fosil) yang menghasilkan umur relatif batuan, belakangan ini diperkaya dengan metode perhitungan peluruhan mineral radioaktif untuk menentukan umur absolute batuan, sehingga posisi stratigrafi suatu lapisan batuan (batuan induk dan reservoir) dapat ditentukan dengan pasti. Sementara itu, aplikasi teknologi nuklir juga dipergunakan dalam survey sumur pemboran eksplorasi yang antara lain dikenal dengan Nuclear Magnetic Resonance (NMR) yang membantu ahli geologi dalam mengukur porositas dan permiabilitas secara langsung di lapangan, sehingga dapat memprediksi keberadaan hidrokarbon. Dari sisi sedimentologi, iptek nuklir juga diaplikasikan dalam laboratorium X Ray Diffraction (XRD Laboratory) untuk menentukan jenis mineral penyusun batuan dan laboratorium Scanning Electron Microscope (SEM Laboratory) untuk mengetahui porositas batuan. Kedua hal tersebut membantu ahli eksplorasi dalam menyusun manajemen reservoir. Kata kunci: hidrokarbon Abstract THE ROLE OF THE NUCLEAR SCIENCE AND TECHNOLOGY IN HYDROCARBON. The development of the nuclear science and technology influences the method of hydrocarbon exploration as shown by the use of radioactive isotope to determine the absolute age of the rock. Traditionally, the age determination relies on the occurrence of index fossil, both micro and macro forms, to define the relative age of the rock. The absolute age is basically defined based on the calculation of the decay of the selected radioactive mineral. By referring to its absolute age, the rock (source rock or reservoir) can be precisely put in the certain stratigraphic level. On the other hand, the nuclear technology - so called nmr (nuclear magnetic resonance) - is applied in the well exploration survey to measure the porosity and the permeability of the rock for predicting the existence of hydrocarbon. From the sedimentological view point, the nuclear technology is used in x ray diffraction (xrd) laboratory to identify mineral in the reservoir rock. In addition, it is also applied in scanning electron microscope (sem) laboratory for estimating the porosity of reservoir. These kinds of information are required by the explorationist to create reservoir management. Keyword: hydrocarbon
Cumulative Annual
View Publication
The following links allow you to view full publications. These links are maintained by other sources not affiliated with Microsoft Academic Search.